Batubara

Pemanfaatan Batubara

Batubara merupakan salah satu andalan sumber energi di Indonesia mengingat potensinya yang cukup berlimpah dengan sumber daya sebesar ± 160 milyar ton (termasuk tambang dalam) dan cadangan ± 31 milyar ton. Pada saat ini dari total produksi batubara yang mencapai 400-an juta ton sebagian besar hanya digunakan sebagai bahan bakar langsung terutama pada pembangkit listrik dan industri semen. Padahal selain sebagai bahan bakar langsung (padat), sebetulnya batubara juga dapat dikonversikan menjadi produk gas (gas bakar atau syngas) yang penggunaannya (pembakarannya) lebih bersih dan mempunyai nilai tambah yang lebih tinggi. Syngas hasil gasifikasi batubara juga dapat diproses lebih lanjut menjadi gas alam sintetik (SNG – synthetic natural gas). Selain sebagai bahan bakar, syngas dapat digunakan sebagai bahan bakar industri kimia dan bahan bakar minyak sintetik.

Gasifikasi Batubara

Teknologi gasifikasi batubara sudah banyak diaplikasikan secara komersial di luar negeri baik untuk bahan bakar gas, pembangkit listrik, industri kimia maupun bahan bakar cair. Untuk lapisan-lapisan batubara yang dalam (kedalaman lebih dari 200 m) yang sudah tidak layak ditambang secara terbuka maupun tambang dalam kini pengembangan proses gasifikasi langsung di dalam tanah yang disebut Underground Coal Gasification (UCG) diintensifkan kembali. Di Indonesia, proses gasifikasi batubara yang memproduksi gas bakar sudah mulai diaplikasikan dan digunakan sebagai bahan bakar langsung pada industri maupun pembangkit listrik (gas engine dan PLTD). Sementara pengembangan UCG juga mulai dirintis terutama untuk menambah cadangan energi.

Training Batubara

Training ini dimaksudkan untuk memberi tambahan pengetahuan kepada para peserta mengenai pertambangan pada umumnya ataupun tentang batubara pada khususnya, Selain itu ada juga training yang berkaitan seperta Coal, Sampling Preparasi, Galian Logam dll.

Informasi Training Batubara

Ganjar Nugraha

Hp. 081 321 4555 01
Tlp. 022 – 721 0655
Email. training@spinsinergi.com