Training Teknologi Gasifikasi Batubara dan Penerapannya | 3 – 4 Juli 2018

Batubara merupakan salah satu andalan sumber energi di Indonesia mengingat potensinya yang cukup berlimpah dengan sumber daya sebesar ± 160 milyar ton (termasuk tambang dalam) dan cadangan ± 31 milyar ton. Pada saat ini dari total produksi batubara yang mencapai 400-an juta ton sebagian besar hanya digunakan sebagai bahan bakar langsung terutama pada pembangkit listrik dan industri semen. Padahal selain sebagai bahan bakar langsung (padat), sebetulnya batubara juga dapat dikonversikan menjadi produk gas (gas bakar atau syngas) yang penggunaannya (pembakarannya) lebih bersih dan mempunyai nilai tambah yang lebih tinggi. Syngas hasil gasifikasi batubara juga dapat diproses lebih lanjut menjadi gas alam sintetik (SNG – synthetic natural gas). Selain sebagai bahan bakar, syngas dapat digunakan sebagai bahan bakar industri kimia dan bahan bakar minyak sintetik. Teknologi gasifikasi batubara sudah banyak diaplikasikan secara komersial di luar negeri baik untuk bahan bakar gas, pembangkit listrik, industri kimia maupun bahan bakar cair. Untuk lapisan-lapisan batubara yang dalam (kedalaman lebih dari 200 m) yang sudah tidak layak ditambang secara terbuka maupun tambang dalam kini pengembangan proses gasifikasi langsung di dalam tanah yang disebut Underground Coal Gasification (UCG) diintensifkan kembali. Di Indonesia, proses gasifikasi batubara yang memproduksi gas bakar sudah mulai diaplikasikan dan digunakan sebagai bahan bakar langsung pada industri maupun pembangkit listrik (gas engine dan PLTD). Sementara pengembangan UCG juga mulai dirintis terutama untuk menambah cadangan energi.

Materi Training Teknologi Gasifikasi Batubara dan Penerapannya

  1. PENGENALAN BATUBARA
    1. Proses Pembentukan Batubara
    2. Konsep Rank (Peringkat), Type dan Grade Batubara
    3. Parameter dan Penentuan Kualitas Batubara
    4. Genesa dan Industri Batubara Indonesia
  2. PROSES GASIFIKASI BATUBARA
    1. Sejarah Gasifikasi Batubara
    2. Jenis Gasifikasi
    3. Reaksi Gasifikasi
    4. Gas Hasil Gasifikasi
    5. Efisiensi Gasifikasi
  3. TIPE GASIFIER
    1. Fixed Bed Gasifier
    2. Entrained Bed Gasifier
    3. Fluidized Bed Gasifier
    4. Transport Gasifier
    5. Twin Bed Gasifier
    6. Molten Bath Gasifier
  4. PENGARUH KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP PROSES GASIFIKASI
    1. Kadar Air
    2. Kadar Abu
    3. Kadar Zat Terbang
    4. Sifat Caking
    5. Titik Leleh Abu
    6. Reaktivitas
    7. Distribusi Ukuran Partikel
  5. PEMURNIAN GAS
    1. Pengotor Dalam Produk Gas
    2. Pemurnian Gas Bakar
      1. Pemisahan partikulat
      2. Pemisahan ter
      3. Pemisahan gas asam
    3. Pemurnian Syngas
      1. Pemisahan Partikulat
      2. Pemisahan Gas Asam (Acid Gas)
      3. Pemisahan Merkuri
      4. Water Gas Shift Reaction
      5. Pemisahan/Penangkapan CO2
    4. Penanganan Limbah Cair
  6. APLIKASI GASIFIKASI BATUBARA
    1. Gasifikasi Batubara Untuk Industri Kimia
    2. Gasifikasi Batubara Untuk Bahan Bakar Sintetik (Synfuels)
    3. Gasifikasi Batubara Untuk Pembangkit Listrik
    4. Gasifikasi Batubara Untuk Bahan Bakar Minyak
    5. Integrated Gasification Combined Cycle
  7. PERKEMBANGAN INDUSTRI GASIFIKASI BATUBARA
    1. Perkembangan Gasifikasi Batubara Di Dunia
    2. Perkembangan Gasifikasi Batubara Di Indonesia
  8. UNDERGROUND COAL GASIFICATION
    1. Apa dan Mengapa Harus UCG
    2. Keuntungan dan Kelemahan UCG
    3. Teknologi UCG
    4. Parameter Lapisan Batubara untuk UCG

Lokasi Training Teknologi Gasifikasi Batubara dan Penerapannya

  • Bandung
  • Jakarta
  • Yogyakarta

Informasi Lebih Lanjut

Seluler : 081 321 4555 01 | Ganjar Nugraha
Telpon : 022 – 721 0655
Email : training@spinsinergi.com
Website : www.spinsinergi.co.id

Silahkan isi formulir berikut untuk mengikuti Training Teknologi Gasifikasi Batubara dan Penerapannya

FORMULIR PENDAFTARAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *